Selasa, 22 Desember 2009

Cara mudah Merubah Tampilan Google Dengan Nama Anda



Bosan Dengan Tampilan Google ? Tenang mari kita rubah Tampilan Google dengan nama yang anda suka , Mau itu nama anda, Pacar, Emak, Ampe buyut segala juga boleh kok …
Mari kita bersenang-senang :

Berikut langkah langkah untuk meodifikasi tampilan logo / banner Google :


1. Klik disini
2.Di kolom step 2 anda pilih style atau model logo Google Search Engine yang anda inginkan.
3.Kemudian  Create my search engine Maka jadilah Google Search Engine versi Modifikasi anda.
4.lalu untuk membuat logo tadi menjadi tampilan deafult ,
-kilk tools
-kemudian klik options
-lalu pada kolom "when firefox start" pilih show my home page
-dan yang terakhir ubah home page nya menjadi dengan URL hasil rombakan kita tadi
mudah bukan selamat mencoba.,,,,.,.,


Minggu, 20 Desember 2009

cara merubah tampilan facebook


Barusan saya nemu cara baru lagi nih untuk merubah tampilan facebook kita, kalau cara lama biasa dengan menggunakan gracemongkey sekarang menggunakan addon user stylish. Memang sih hanya tampil di komputer kita saja, tapi bedanya kali ini caranya tidak rumit hanya install 1 x saja dan theme nya keren2, banyak sekali persediaan themes, jadi saya mau ikuta pake addon ini.
Oh ya penggunaan addon ini juga tidak memberatkan loading facebook kita, kalau saya pribadi ngecek sih biasa aja nggak ada perubahan dari sisi koneksi. Jadi kalau lambat coba cek koneksi anda dulu, jangan-jangan emang koneksinya yang lelet hehehhe. Nih contoh theme yang saya gunakan.
tips facebook
tips facebook
tips facebook
tips facebook
ok bagaimana ? tertarik … nggak.. kalau nggak tertarik, cukup sampai sini anda baca postingan ini, tapi kalau tertarik mari kita lanjutkan cara instalasinya :
  • Buka https://addons.mozilla.org/en-US/firefox/addon/2108
  • install addon tersebut ke firefox  anda dan restart firefox nya
  • Setelah itu akan muncul logo S di bawah pojok kanan browser anda (tandanya sudah berhasil)
  • untuk memilih theme masuk ke http://userstyles.org/styles/browse/facebook.com
  • Pilih salah satu theme kemudian akan membuka halaman baru, disebelah kanan klik install With Stylish
  • Akan keluar jendela popup, sebelum anda menginstall bisa lihat preview dulu, kalau anda suka tinggal klik install tapi kalau nggak suka cancel aja.
Mudah bukan, teman-teman bisa isntall banyak2 theme dan kalau bosan tinggal ganti saja lewat tombol S di pojok kanan bawah.


Kamis, 10 Desember 2009

10 Penyebab kerusakan komputer


Fatal error: the system has become unstable or is busy,” tampil pesan: “Enter to return to Windows or press Control-Alt-Delete to restart your computer. If you do this you will lose any unsaved information in all open applications.”

 


jika anda pemakai Microsoft Windows, anda pasti sudah hapal dengan layar biru dan pesan tersebut. Kalau tampil error seperti ini, apa yang perlu diketahui? ini para biang keroknya:
1. Konflik hardware (rebutan IRQ)
2. RAM jelek
3. Setting BIOS
4. Harddisk drive
5. Fatal OE exceptions dan VXD error
6. Virus
7. Printer
8. Software
9. Overheating / kepanasan
10. Masalah Power supply


POST


  



.POST  ADALAH   memeriksa dan menguji semua komponen-komponen system secara  otomatis setiap kali computer dihidupkan ,Jika saat POST terjadi problem, suatu pesan akan disampaikan pada pengguna. Pesan tersebut dapat berupa : pesan tampilan di layar, suara beep.





Langkah-langkah POST

Setiap kali komputer dihidupkan secara otomatis akan memulainya dengan langkah diagnosa yang dikenal dengan POST. POST ini akan memeriksa dan menguji semua komponen-komponen sistem. Jika saat POST terjadi problem, suatu pesan akan disampaikan pada pengguna. Pesan tersebut dapat berupa : pesan tampilan di layar, suara beep, atau kedua-duanya. Indikasi dari adanya masalah sewaktu POST dinyatakan :
Kode kesalahan   : dua sampai lima digit angka
Pesan kesalahan : pesan singkat dalam bahasa Inggris (ada beberapa
pesan yang menunjukkan problemnya)
Kode beep             : suara beep berurutan

Dengan sangat bervariasinya pabrik pembuat motherboard dan ROM BIOS maka kode beep yang diberikan juga bervariasi artinya untuk kerusakan yang sama akan diberikan kode beep yang berbeda yang dikarenakan adanya perbedaan pabrik pembuat ROM BIOS atau motherboard. Pengujian semua memori termasuk dalam langkah POST ini. Lamanya pengujian tergantung dari besar kecilnya kapasitas memori yang terpasang. Akan tetapi POST tidak mengecek semua peralatan tambahan/perluasan seperti : printer, modem, dsb.
Adapun langkah-langkah POST adalah sbb :
Tes CPU: interupsi ditutup, pengetesan flag internal, dan pengetesan register internal
Test checksum ROM BIOS: pengetesan checksum ROM BIOS. Hasil checksum LSB harus nol.
Tes Timer 1: Timer 1  8253 diprogram pada operasi mode 2, pengecekan pada akses dasar pencacah,   pengecekan pada pencacah.
Tes DMAC: pengetesan pada semua saluran register alamat dan register pencacah DMA, inisialisasi saluran 0 DMA, inisialisasi timer 1, memulai siklus memori refresh.
Tes 16 KB DRAM: pengetesan pada 5 pattern yang berbeda AAH, 55H, FFH, 01H, 00H tulis dan baca kembali.
Inisialisasi Interrupt controller: control word dikirim untuk inisialisasi mode interrupsi, pengesetan vector interupsi di memori.
Tes Interrupt controller: seting dan pengesetan ulang register interupsi, menempat-kan  stack-stack kesalahan interupsi.
Inisialisasi Timer 0: timer 0 diinisialisasi pada operasi mode 3, cek timer 0.
Tes CRT controller: inisialisasi CRT controller, test RAM video, cek sebagian parity error, setup mode video melalui pembacaan konfigura-si, pengujian pewaktuan dan signal sinkronisasi gambar.
Tes DRAM di atas 16KB:  pengetesan pada 5 pattern yang berbeda AAH, 55H, FFH, 01H, 00H tulis dan baca kembali, jika ada kesalahan akan ditampil-kan alamat kesalahan dan data di layar.
Tes Keyboard: cek keyboard dengan kondisi keyboard reset, cek penekanan kunci pada keyboard.
Tes Disk drive: cek semua card adapter disket dan disk drive yang terpasang, POST memanggil sistem operasi dari disk.

Langkah-langkah POST di atas dapat diringkas sebagai berikut :
Test 1 (Basic System): cek power supply, MPU, bus, dan ROM (langkah a-b)
Test 2 (Extended System):  cek system timer, DMAC, 16KB lokasi awal DRAM dan PIC (langkah  c-h)
Test 3 (Display): cek sistem pengendali signal video pada card monitor dan VRAM (langkah  i)
Test 4 (Memory):  cek lokasi DRAM di atas 16KB dengan disampling / dicuplik (langkah  j)
Test 5 (Keyboard): cek keyboard (langkah  k) f) Test 6 (Drive): cek adapter card dan peripheral disk drive dan
hard disk (langkah  l)

2. Pesan Kesalahan Selama POST
Test 1 (Basic System Error), sistem terhenti dengan tanpa tampilan dan suara beep, walaupun kursor mungkin nampak.
Test 2 (Extended System Error), satu suara beep panjang diikuti dengan satu suara beep pendek, dan eksekusi POST terhenti.
Test 3 (Display Error), satu suara beep panjang diikuti dengan dua suara beep pendek, dan POST melanjutkan dengan test berikutnya.
Test 4 (Memory Error), ada tampilan angka yang menunjukkan kode kesalahan.
Test 5 (Keyboard Error), ada tampilan angka yang menunjukkan kode kesalahan.
Test 6 (Drive Error), ada tampilan angka 601, 1780, atau 1781 yang menunjukkan kode kesalahan.

 Award BIOS beep codes

Beeps
Error Message
Description
1long, 2 short Video adapter error Either video adapter is bad or is not seated properly.  Also, check to ensure the monitor cable is connected properly.
Repeating (endless loop) Memory error Check for improperly seated or missing memory.
1long, 3short No video card or bad video RAM Reseat or replace the video card.
High frequency beeeps while running Overheated CPU Check the CPU fan for proper operation. Check the case for proper air flow.
Repeating High/Low CPU Either the CPU is not seated properly or the CPU is damaged. May also be due to excess heat. Check the CPU fan or BIOS settings for proper fan speed.


AMI Beep Codes
Beep Code Meaning
1 beep DRAM refresh failure. There is a problem in the system memory or the motherboard.
2 beeps Memory parity error. The parity circuit is not working properly.
3 beeps Base 64K RAM failure. There is a problem with the first 64K of system memory.
4 beeps System timer not operational. There is problem with the timer(s) that control functions on the motherboard.
5 beeps Processor failure. The system CPU has failed.
6 beeps Gate A20/keyboard controller failure. The keyboard IC controller has failed, preventing gate A20 from switching the processor to protect mode.
7 beeps Virtual mode exception error.
8 beeps Video memory error. The BIOS cannot write to the frame buffer memory on the video card.
9 beeps ROM checksum error. The BIOS ROM chip on the motherboard is likely faulty.
10 beeps CMOS checksum error. Something on the motherboard is causing an error when trying to interact with the CMOS.
11 beeps Bad cache memory. An error in the level 2 cache memory.
1 long beep, 2 short Failure in the video system.
1 long beep, 3 short A failure has been detected in memory above 64K.
1 long beep, 8 short Display test failure.
Continuous beeping A problem with the memory or video.

jika anda mendapatkan suatu masalah atau problem pada PC anda..... anda tidak perlu khawatir,
anda bisa mendeteksi sendiri masalah tersebut melalui suara atau bunyi beep dan pesan yang keluar pada saat proses POST... dan bunyi atau pesan tersebut berbeda-beda tergantung dengan Jenis Bios dan Masalahnya...
ini adalah bunyi-bunyi beep pada jenis IBM bios,. :

1. Tidak ada beep = Power supply rusak, card monitor / RAM tidak terpasang.
2. 1 beep pendek = Normal post dan PC dalam keadaan baik.
3. Beep terus menerus = Power supply rusak, card monitor / RAM tidak terpasang.
4. Beep pendek berulang-ulang = Power supply rusak, card monitor / RAM tidak terpasang.
5. 1 beep panjang, 1 beep pendek = Masalah pada motherboard.
6. 1 beep panjang, 2 beep pendek= Masalah bagian VGA card (mono).
7. 1 beep panjang,3 beep pendek= Masalah bagian VGA card (EGA).
8. 3 beep panjang = keyboard error.
9. 1 beep panjang, blank monitor = VGA card sirkuit.

selain beep biasanya pada kondisi tertentu dapat dilihat juga pesan/ peringatan kesalahan dalam bentuk teks yang di tampilkan pada layar monitor. text tertulisa merupakan bagian dari Post yang dapat di laksanakan apabila VGA card dan monitor dalam keadaan baik dan terinstalasi dengan benar. user dapat langsung mengetahui masalah yang ada dengan membaca teks peringatan, misalnya yaitu :

# keyboard error: untuk masalah pada keyboar.
#CMOS error : CMOS battery error atau ada masalah pada setting peripheral.
# HDD not instal : Harddisk tidak terpasang.


MACAM-MACAM VIRUS KOMPUTER


SPYWARE

Spyware adalah istilah teknologi informasi dalam bahasa Inggris yang mengacu kepada salah satu bentuk perangkat lunak mencurigakan (malicious software/malware) yang menginstalasikan dirinya sendiri ke dalam sebuah sistem untuk mencuri data milik pengguna.


*Definisi

Spyware merupakan turunan dari adware, yang memantau kebiasaan pengguna dalam melakukan penjelajahan Internet untuk mendatangkan "segudang iklan" kepada pengguna. Tetapi, karena adware kurang begitu berbahaya (tidak melakukan pencurian data), spyware melakukannya dan mengirimkan hasil yang ia kumpulkan kepada pembuatnya (adware umumnya hanya mengirimkan data kepada perusahaan marketing).

*Kerugian

1.Pencurian Data

Kebanyakan informasi yang diambil tanpa seizin adalah kebiasaan pengguna dalam menjelajahi Internet, tapi banyak juga yang mencuri data-data pribadi, seperti halnya alamat e-mail (untuk dikirimi banyak surat e sampah atau dapat dikenal dengan (spam)).

2.Tambahan Biaya Pemakaian Internet

Yang merugikan dari keberadaan spyware, selain banyaknya iklan yang mengganggu adalah pemborosan bandwidth dan privasi yang telah terampas.

3.Website Ber-Spyware pada umumnya

Pada umumnya, website yang memberikan spyware adalah website yang memberikan layanan gratis ataupun website yang menjual produk. Contohnya adalah AOL Mail dan Grisoft.

4.Cara Mencegah Masuknya Adware dan Spyware

Progam Pemburu Spyware & Adware

Beberapa utilitas yang dapat digunakan untuk memburu adware, seperti halnya Ad-Aware dari LavaSoft juga dapat memburu spyware, karena memang spyware merupakan turunan dari adware. Untuk memburu spyware, anda dapat menggunakan AVG Anti-Spyware, ataupun progam anti-spyware lainnya. Sekedar memperingatkan, AVG Anti-Spyware tidak memiliki Free Version, hanya ada Full Version & Trial Version. Bila anda mendownload AVG Anti-Spyware Free Version, sama saja anda mendownload AVG Anti-Spyware Trial Version.


*Contoh Program Spyware dan Adware

Salah Satu Contoh Adware adalah Produk AddOns untuk Windows Live Messenger yaitu Windows Live Messenger Plus.

Mematikan Cookies

Cara ini juga dapat dilakukan dengan block all cookies atau menolak semua cookies untuk masuk ke komputer pengguna.


 PERANGKAT PERUSAK/MALWARE

Tingkah laku sebuah perangkat perusak.








Perangkat perusak (bahasa Inggris: malware, berasal dari lakuran kata malicious dan software) adalah perangkat lunak yang diciptakan untuk menyusup atau merusak sistem komputer, peladen atau jejaring komputer tanpa izin termaklum (informed consent) dari pemilik. Istilah ini adalah istilah umum yang dipakai oleh pakar komputer untuk mengartikan berbagai macam perangkat lunak atau kode perangkat lunak yang mengganggu atau mengusik.[1] Istilah 'virus computer' terkadang dipakai sebagai frasa pemikat (catch phrase) untuk mencakup semua jenis perangkat perusak, termasuk virus murni (true virus).

Perangkat lunak dianggap sebagai perangkat perusak berdasarkan maksud yang terlihat dari pencipta dan bukan berdasarkan ciri-ciri tertentu. Perangkat perusak mencakup virus komputer, cacing komputer, kuda Troya (Trojan horse), kebanyakan kit-akar (rootkit), perangkat pengintai (spyware), perangkat iklan (adware) yang takjujur, perangkat jahat (crimeware) dan perangkat lunak lainnya yang berniat jahat dan tidak diinginkan. Menurut undang-undang, perangkat perusak terkadang dikenali sebagai ‘pencemar komputer’; hal ini tertera dalam kode undang-undang di beberapa negara bagian Amerika Serikat, termasuk California dan West Virginia.[2] [3]

Perangkat perusak tidak sama dengan perangkat lunak cacat (defective software), yaitu, perangkat lunak yang mempunyai tujuan sah tetapi berisi kutu (bug) yang berbahaya.

Hasil penelitian awal dari Symantec yang diterbitkan pada tahun 2008 menyatakan bahwa "kelajuan peluncuran kode yang berbahaya dan perangkat lunak lainnya yang tidak diinginkan, mungkin akan melebihi aplikasi perangkat lunak yang sah."[4] Menurut F-Secure, "Jumlah perangkat perusak yang dibuat pada tahun 2007 sama dengan pembuatan dalam 20 tahun sekaligus."[5] Jalur pembobolan perangkat perusak yang paling umum digunakan oleh penjahat kepada pengguna adalah melalui internet, pos-el dan Jejaring Jagat Jembar (World Wide Web).[6]



Trojan


Trojan horse atau Kuda Troya atau yang lebih dikenal sebagai Trojan dalam keamanan komputer merujuk kepada sebuah bentuk perangkat lunak yang mencurigakan (malicious software/malware) yang dapat merusak sebuah sistem atau jaringan. Tujuan dari Trojan adalah memperoleh informasi dari target (password, kebiasaan user yang tercatat dalam system log, data, dan lain-lain), dan mengendalikan target (memperoleh hak akses pada target).

Trojan berbeda dengan jenis perangkat lunak mencurigakan lainnya seperti virus komputer atau worm karena dua hal berikut:
Trojan bersifat "stealth" (siluman dan tidak terlihat) dalam operasinya dan seringkali berbentuk seolah-olah program tersebut merupakan program baik-baik, sementara virus komputer atau worm bertindak lebih agresif dengan merusak sistem atau membuat sistem menjadi crash.
Trojan tidak mereplikasi dirinya sendiri, sementara virus komputer dan worm melakukannya.
Pada umumnya Trojan tidak berbahaya selama pengguna tidak terhubung pada internet atau jaringan. Karena Trojan dikendalikan dari komputer lain (komputer attacker).

Penggunaan istilah Trojan atau Trojan horse dimaksudkan untuk menyusupkan kode-kode mencurigakan dan merusak di dalam sebuah program baik-baik dan berguna; seperti halnya dalam Perang Troya, para prajurit Sparta bersembunyi di dalam Kuda Troya yang ditujukan sebagai pengabdian kepada Poseidon. Kuda Troya tersebut menurut para petinggi Troya dianggap tidak berbahaya, dan diizinkan masuk ke dalam benteng Troya yang tidak dapat ditembus oleh para prajurit Yunani selama kurang lebih 10 tahun perang Troya bergejolak.

Kebanyakan Trojan saat ini berupa sebuah berkas yang dapat dieksekusi (*.EXE atau *.COM dalam sistem operasi Windows dan DOS atau program dengan nama yang sering dieksekusi dalam sistem operasi UNIX, seperti ls, cat, dan lain-lain) yang dimasukkan ke dalam sistem yang ditembus oleh seorang cracker untuk mencuri data yang penting bagi pengguna (password, data kartu kredit, dan lain-lain). Trojan juga dapat menginfeksi sistem ketika pengguna mengunduh aplikasi (seringnya berupa game komputer) dari sumber yang tidak dapat dipercayai dalam jaringan Internet. Aplikasi-aplikasi tersebut dapat memiliki kode Trojan yang diintegrasikan di dalam dirinya dan mengizinkan seorang cracker untuk dapat mengacak-acak sistem yang bersangkutan.

Beberapa jenis Trojan yang beredar antara lain adalah:
Pencuri password: Jenis Trojan ini dapat mencari password yang disimpan di dalam sistem operasi (/etc/passwd atau /etc/shadow dalam keluarga sistem operasi UNIX atau berkas Security Account Manager (SAM) dalam keluarga sistem operasi Windows NT) dan akan mengirimkannya kepada si penyerang yang asli. Selain itu, jenis Trojan ini juga dapat menipu pengguna dengan membuat tampilan seolah-olah dirinya adalah layar login (/sbin/login dalam sistem operasi UNIX atau Winlogon.exe dalam sistem operasi Windows NT) serta menunggu pengguna untuk memasukkan passwordnya dan mengirimkannya kepada penyerang. Contoh dari jenis ini adalah Passfilt Trojan yang bertindak seolah-olah dirinya adalah berkas Passfilt.dll yang aslinya digunakan untuk menambah keamanan password dalam sistem operasi Windows NT, tapi disalahgunakan menjadi sebuah program pencuri password.
Pencatat penekanan tombol (keystroke logger/keylogger): Jenis Trojan ini akan memantau semua yang diketikkan oleh pengguna dan akan mengirimkannya kepada penyerang. Jenis ini berbeda dengan spyware, meski dua hal tersebut melakukan hal yang serupa (memata-matai pengguna).
Tool administrasi jarak jauh (Remote Administration Tools/RAT): Jenis Trojan ini mengizinkan para penyerang untuk mengambil alih kontrol secara penuh terhadap sistem dan melakukan apapun yang mereka mau dari jarak jauh, seperti memformat hard disk, mencuri atau menghapus data dan lain-lain. Contoh dari Trojan ini adalah Back Orifice, Back Orifice 2000, dan SubSeven.
DDoS Trojan atau Zombie Trojan: Jenis Trojan ini digunakan untuk menjadikan sistem yang terinfeksi agar dapat melakukan serangan penolakan layanan secara terdistribusi terhadap host target.
Ada lagi sebuah jenis Trojan yang mengimbuhkan dirinya sendiri ke sebuah program untuk memodifikasi cara kerja program yang diimbuhinya. Jenis Trojan ini disebut sebagai Trojan virus.

Mendeteksi keberadaan Trojan merupakan sebuah tindakan yang agak sulit dilakukan. Cara termudah adalah dengan melihat port-port mana yang terbuka dan sedang berada dalam keadaan "listening", dengan menggunakan utilitas tertentu semacam Netstat. Hal ini dikarenakan banyak Trojan berjalan sebagai sebuah layanan sistem, dan bekerja di latar belakang (background), sehingga Trojan-Trojan tersebut dapat menerima perintah dari penyerang dari jarak jauh. Ketika sebuah transmisi UDP atau TCP dilakukan, tapi transmisi tersebut dari port (yang berada dalam keadaan "listening") atau alamat yang tidak dikenali, maka hal tersebut bisa dijadikan pedoman bahwa sistem yang bersangkutan telah terinfeksi oleh Trojan Horse.

Cara lainnya yang dapat digunakan adalah dengan membuat sebuah "snapshot" terhadap semua berkas program (*.EXE, *.DLL, *.COM, *.VXD, dan lain-lain) dan membandingkannya seiring dengan waktu dengan versi-versi terdahulunya, dalam kondisi komputer tidak terkoneksi ke jaringan. Hal ini dapat dilakukan dengan membuat sebuah checksum terhadap semua berkas program (dengan CRC atau MD5 atau mekanisme lainnya). Karena seringnya Trojan dimasukkan ke dalam direktori di mana sistem operasi berada (\WINDOWS atau \WINNT untuk Windows atau /bin, /usr/bin, /sbin, /usr/sbin dalam keluarga UNIX), maka yang patut dicurigai adalah berkas-berkas yang berada di dalam direktori tersebut. Banyak berkas yang dapat dicurigai, khususnya berkas-berkas program yang memiliki nama yang mirip dengan berkas yang "baik-baik" (seperti "svch0st.exe", dari yang seharusnya "svchost.exe", sebuah berkas yang dijalankan oleh banyak layanan sistem operasi Windows) dapat dicurigai sebagai Trojan Horse.

Cara terakhir adalah dengan menggunakan sebuah perangkat lunak antivirus, yang dilengkapi kemampuan untuk mendeteksi Trojan yang dipadukan dengan firewall yang memonitor setiap transmisi yang masuk dan keluar. Cara ini lebih efisien, tapi lebih mahal, karena umumnya perangkat lunak antivirus yang dipadukan dengan firewall memiliki harga yang lebih mahal dibandingkan dengan dua cara di atas (yang cenderung "gratis"). Memang, ada beberapa perangkat yang gratis, tapi tetap saja dibutuhkan waktu, tenaga dan uang untuk mendapatkannya (mengunduhnya dari Internet).

Berikut ini adalah contoh penggunaan utilitas Netstat dalam Windows XP Professional
C:\>netstat -a -b

Active Connections

 Proto  Local Address          Foreign Address        State           PID
 TCP    windows-xp:epmap       0.0.0.0:0              LISTENING       956
  c:\windows\system32\WS2_32.dll
  C:\WINDOWS\system32\RPCRT4.dll
  c:\windows\system32\rpcss.dll
  C:\WINDOWS\system32\svchost.exe
  -- unknown component(s) --
  [svchost.exe]
 TCP    windows-xp:microsoft-ds  0.0.0.0:0              LISTENING       4
  [System]
 TCP    windows-xp:50300       0.0.0.0:0              LISTENING       1908
  [oodag.exe]
 TCP    windows-xp:1025        0.0.0.0:0              LISTENING       496
  [alg.exe]
 TCP    windows-xp:1030        0.0.0.0:0              LISTENING       1252
  [ccApp.exe]
 UDP    windows-xp:microsoft-ds  *:*                                    4
  [System]
 UDP    windows-xp:4500        *:*                                    724
  [lsass.exe]
 UDP    windows-xp:isakmp      *:*                                    724
  [lsass.exe]
 UDP    windows-xp:1900        *:*                                    1192
  c:\windows\system32\WS2_32.dll
  c:\windows\system32\ssdpsrv.dll
  C:\WINDOWS\system32\ADVAPI32.dll
  C:\WINDOWS\system32\kernel32.dll
  [svchost.exe]
 UDP    windows-xp:ntp         *:*                                    1036
  c:\windows\system32\WS2_32.dll
  c:\windows\system32\w32time.dll
  ntdll.dll
  C:\WINDOWS\system32\kernel32.dll
         ]


Cara Untuk Menghilangkan Spyware


Kita sering mendengar banyak orang yang mengeluh karena komputer mereka akhir-akhir ini lambat sekali jalannya dan kebanyakan juga protes karena banyak iklan ‘pop-up’ yang muncul ketika mereka lagi browsing internet.
Pop-up ini disebabkan oleh program berhasil diinstall di komputer kita yang juga dikenal dengan nama spyware.
Cara mengatasinya
Banyak program spy removal yang beredar saat ini untuk menanggulangi masalah seperti ini. Tetapi program apa yang paling manjur untuk menghilangkan spyware?. Setelah bermain-main dengan mencoba berbagai program spy removal yang ada saat ini, akhirnya saya menemukan software yang bagus yang dapat meghilangkan semua spyware di komputer saya. Mudah-mudahan ini dapat membantu saudara, apalagi cara ini bisa didapatkan tanpa mengeluarkan uang sepeserpun.

1. Software pertama adalah SpyBot Search & Destroy. Anda dapat men-download-nya di http://www.safer-networking.org. Install software ini dan update database-nya dengan menekan tombol ’search for update’. Tekan tombol ‘Search for Problems’ dan hapus program yang ditemukannya. Reboot komputer anda.

2. Software yang kedua adalah Ad-aware keluaran Lava-Soft http://www.lavasoftusa.com). Download free version-nya dan install dikomputer anda. Seperti sebelumnya, update dulu database-nya dan jalankan. Hapus semua program yang ditemukannya dan reboot komputer anda.

Untuk lebih amannya ulang kedua langkah diatas sekali lagi sampai semua spyware yang ada di komputer tidak ditemukan lagi. Anda dapat menjalankan program ini dan meng-update database-nya paling tidak seminggu sekali.

Bagaimana spyware ini bisa sampai di komputer kita?

Program ini bisa sampai di komputer kita karena setting security di komputer kita terlalu rendah. Beberapa langkah dibawah dapat membantu supaya masalah seperti ini tidak terulang kembali:

1. Hati-hati dengan program-program yang anda install. Banyak program download seperti Kazaa, Imesh dlsb. yang menginstall software lainnya yang dapat membuat komputer anda lambat dan bahkan dapat mebuat komputer and crash.
2. Update komputer anda dengan patch yang disediakan Microsoft. Di Internet Explorer, buka Tools > Windows Update > Product Update dan install semua security update yang ada. Penting untuk meng-update security fixes ini secara regular. Update juga Java VM karena banyak juga program yang menggunakannya.
3. Di Internet Explorer, klik Tools > Internet Options > Security > Internet. Tekan tombol ‘default’ dan tekan ‘OK’. Sekarang tekan ‘Custom Level’. Untuk ‘ActiveX’, pilih ‘prompt’ untuk ‘Download signed and unsigned ActiveX control’. Pilih ‘disable’ untuk ‘Download unsigned ActiveX controls’ dan ‘Initialize and script ActiveX control’.

Jika anda sedang menggunakan internet, anda mungkin akan ditanya apabila ada software yang mau di install di komputer anda. Untuk websites yang and sudah ketahui dan percayai anda dapat memindahkannya ke ‘Trusted Zone’ di Internet option > security.

Mengapa ActiveX berbahaya sampai anda harus meningkatkan security di komputer anda?

Ketika ‘browser’ anda menjalankan ActiveX control, ini sama saja dengan memerintahkan komputer anda untuk menjalan program (mengistall software dsb.). Apakah anda mau menjalankan program tanpa mengetahui program apa itu dan akibatnya bagi komputer anda?

Anda dapat menggunakan fitur ‘Immunize’ di SpyBot Search & Destroy untuk mencegah website-website yang tidak diinginkan menginstall program di komputer anda.

Program yang berfungsi sama yang juga dapat anda install adalah SpywareBlaster dari Javacool http://www.wilderssecurity.net). Program yang saya rekomendasikan dari Javacool lainnya adalah SpywareGuard. Software ini bekerja seperti anti virus tetapi untuk mencegah spyware. Tidak ada salahnya untuk menginstall software ini sebagai tambahan antivirus anda.


Cara Mengatasi Troubleshooting PC Lambat



 Para user komputer sering menemukan keluhan yang cukup membosankan, yaitu komputernya menjadi lambat. Terkadang saking stressnya mungkin  hilang langsung mengambil solusi untuk menginstall ulang saja, daripada repot mencari permasalahannya, dan itu justru akan memakan waktu lebih banyak.
Beberapa hal yang harus diperhatikan untuk menanggapi masalah “komputer yang lambat!”
1. Spyware dan Virus merupakan salah satu penyebab pc yang lambat, karena yang paling mudah menyusupi dan banyak user yang berinteraksi dengannya (secara tidak langsung), spyware berasal dari banner-banner dan iklan-iklan di suatu halaman web yang mulai beraksi saat kita mengakses halaman / banner tersebut melalui sebuah browser yang memiliki celah keamanan yang tidak bagus, sehingga spyware ini sangat dekat dengan IE.
Beberapa cara untuk menghapus spyware:
1. Indentifikasi dan analisa process yang sedang berjalan dengan windows task manager.
2. Identifikasi dan non aktifkan service yang bersangkutan melalui management console.
3. Identifikasi dan non aktifkan service yang ada di startup item dengan sistem configuration  utilty.
4. Cari dan hapus entry di registry yang ada pada startup.
5. Identifikasi dan hapus file yang mencurigakan.
6. Install dan gunakan spyware detection dan removal.
2. Processor Overheating. Kebanyakan prosesor mudah menghasilkan panas, sehingga membutuhkan pendingin khusus dan jenis fan khusus, sehingga pada saat temperatur prosesor meningkat melampaui batas, sistem akan melambat dan proses akan berjalan lambat. Kipas prosesor yang gagal disebabkan karena :
1. Debu yang menghambat perputaran kipas secara smooth.
2. Fan motor rusak.
3. Bearing fan ada yang doll sehingga fan “jiggling”.
Jiggling adalah jika fan yang sedang berputar ada bunyi krek-krek secara cepat disebabkan bearing fan sudah mulai doll.
3. Ram yang buruk. Beberapa situasi dapat juga karena pengaruh ram yang buruk, hal ini
dikarenakan oleh:
1. RAM timing lebih lambat dari spesifikasi mesin yang optimal.
2. RAM yang memiliki nilai minor hanya bisa dilihat setelah melalui beberapa test.
3. RAM terlalu panas.
4. Harddisk yang fail. Jika harddisk sering mengalami failure, ini juga akan memperburuk performa komputer, dan jenis fail ini banyak penyebabnya, bisa sifatnya mekanis, elektronik, bahkan firmwarenya yang tidak update, harddisk ini akan menyebabkan:
1. Akses time yang lambat.
2. Jumlah bad sector yang terus meningkat saat di scandisk.
3. Ada bluescreen yang tidak terjelaskan.
4. Gagal Boot.
5. Bios Settings. Biasanya bios yang belum dicustom settingnya akan mengalami proses perlambatan beberapa detik, khususnya pada saat booting, untuk itu kita harus mengcustom bios setting agar performa kerja proses boot bisa dipercepat, secara umum settingan bios yang harus diperhatikan adalah:
1. Boot langsung ke harddisk.
2. Disable IDE drive yang tidak terpakai.
3. Set speed latency RAM.
4. Matikan IO / IRQ perangkat onboard yang tidak dipakai.
5. Gunakan Fast POST.
6. Disk type/controller compatibility. Biasanya motherboard sekarang sudah memiliki kontroler yang baik untuk paralel ATA disk, namun kita harus memperhatikan kabel IDE nya, karena kabel ini memiliki beberapa spesifikasi tertentu, ada yang udma 33, 66, dan 100, kalau kita lihat secara fisik, bentuk kabelnya memiliki serabut yang halus halus dan banyak, sedangkan yang udma 33 serabutnya sedikit, jadi gunakanlah kabel yang memiliki spesifikasi yang tinggi untuk disk kita.
7. Windows Services, beberapa service yang harus diperhatikan dan dimatikan jika kita tidak membutuhkanya adalah:
1. FTP 2. Indexing Service
2. Remote Registry
3. Telnet
4. Remote Access
5. Remote Desktop
6. Automatic Update
8. Process yang invisible. Terkadang, tanpa kita ketahui ada saja program yang berjalan
di memory, padahal kita sudah tidak menggunakannya lagi atau bahkan kita sudah menguninstallnya namun programnya masih ada yang berjalan, untuk itu kita harus memperhatikan process apa saja yang sedang berlangsung di komputer kita dengan melihat task manager, dan kita bisa end taskkan atau kill, lalu kita bisa hapus .exe nya.
9. Disk Fragmentation Sebagaimana karakteristik file dalam sebuah komputer pasti mengalami proses file tersebut di add, di edit, atau di hapus, hal tersebut dapat menyebabkan fragmentasi di beberapa areal sektor harddisk, untuk itu kita perlu merapikan data di komputer kita, yaitu dengan mendefragnya. jika kita menggunakan windows xp, kita bisa menggunakan defrag.exe dan meletakannya di schedule agar dapat berjalan pada waktu yang kita tentukan.
10. Background applications. Kalau kita perhatikan di systray saat kita klik arrow kirinya akan berderetlah icon yang banyak, semakin banyak icon yang terpasang di systray itu menyebabkan komputer semakin lambat merespons proses, karena memory banyak yang terpakai untuk proses itu, sehingga untuk itu kita perlu mematikannya atau menonaktifkan yang tidak diperlukan yaitu dengan mengakses registry:



Langkah Demi Langkah Merakit Komputer …


Berikut ini akan dibahas mengenai bagaimana cara merakit komputer, terutama bagi mereka yang baru belajar .. dari beberapa referensi yang saya pelajari .. maka berikut ini akan dijelaskan langkah demi langkah cara merakit komputer, mudah-mudahan bermanfaat .. Red. deden
Komponen perakit komputer tersedia di pasaran dengan beragam pilihan kualitas dan harga. Dengan merakit sendiri komputer, kita dapat menentukan jenis komponen, kemampuan serta fasilitas dari komputer sesuai kebutuhan.Tahapan dalam perakitan komputer terdiri dari:
A. Persiapan
B. Perakitan

C. Pengujian
D. Penanganan Masalah

rakit1.jpg

Persiapan
Persiapan yang baik akan memudahkan dalam perakitan komputer serta menghindari permasalahan yang mungkin timbul.Hal yang terkait dalam persiapan meliputi:
  1. Penentuan Konfigurasi Komputer
  2. Persiapan Kompunen dan perlengkapan
  3. Pengamanan
Penentuan Konfigurasi Komputer
Konfigurasi komputer berkait dengan penentuan jenis komponen dan fitur dari komputer serta bagaimana seluruh komponen dapat bekerja sebagai sebuah sistem komputer sesuai keinginan kita.Penentuan komponen dimulai dari jenis prosessor, motherboard, lalu komponen lainnya. Faktor kesesuaian atau kompatibilitas dari komponen terhadap motherboard harus diperhatikan, karena setiap jenis motherboard mendukung jenis prosessor, modul memori, port dan I/O bus yang berbeda-beda.
Persiapan Komponen dan Perlengkapan
Komponen komputer beserta perlengkapan untuk perakitan dipersiapkan untuk perakitan dipersiapkan lebih dulu untuk memudahkan perakitan. Perlengkapan yang disiapkan terdiri dari:
  • Komponen komputer
  • Kelengkapan komponen seperti kabel, sekerup, jumper, baut dan sebagainya
  • Buku manual dan referensi dari komponen
  • Alat bantu berupa obeng pipih dan philips
Software sistem operasi, device driver dan program aplikasi.

rakit2.jpg

Buku manual diperlukan sebagai rujukan untuk mengatahui diagram posisi dari elemen koneksi (konektor, port dan slot) dan elemen konfigurasi (jumper dan switch) beserta cara setting jumper dan switch yang sesuai untuk komputer yang dirakit.Diskette atau CD Software diperlukan untuk menginstall Sistem Operasi, device driver dari piranti, dan program aplikasi pada komputer yang selesai dirakit.
Pengamanan
Tindakan pengamanan diperlukan untuk menghindari masalah seperti kerusakan komponen oleh muatan listrik statis, jatuh, panas berlebihan atau tumpahan cairan.Pencegahan kerusakan karena listrik statis dengan cara:

  • Menggunakan gelang anti statis atau menyentuh permukaan logam pada casing sebelum memegang komponen untuk membuang muatan statis.
  • Tidak menyentuh langsung komponen elektronik, konektor atau jalur rangkaian tetapi memegang pada badan logam atau plastik yang terdapat pada komponen.

rakit3.jpg


Perakitan
Tahapan proses pada perakitan komputer terdiri dari:
  1. Penyiapan motherboard
  2. Memasang Prosessor
  3. Memasang heatsink
  4. Memasang Modul Memori
  5. memasang Motherboard pada Casing
  6. Memasang Power Supply
  7. Memasang Kabel Motherboard dan Casing
  8. Memasang Drive
  9. Memasang card Adapter
  10. Penyelesaian Akhir
 1. Penyiapan motherboard
Periksa buku manual motherboard untuk mengetahui posisi jumper untuk pengaturan CPU speed, speed multiplier dan tegangan masukan ke motherboard. Atur seting jumper sesuai petunjuk, kesalahan mengatur jumper tegangan dapat merusak prosessor.

rakit4.jpg
2. Memasang Prosessor
Prosessor lebih mudah dipasang sebelum motherboard menempati casing. Cara memasang prosessor jenis socket dan slot berbeda.Jenis socket
  1. Tentukan posisi pin 1 pada prosessor dan socket prosessor di motherboard, umumnya terletak di pojok yang ditandai dengan titik, segitiga atau lekukan.
  2. Tegakkan posisi tuas pengunci socket untuk membuka.
  3. Masukkan prosessor ke socket dengan lebih dulu menyelaraskan posisi kaki-kaki prosessor dengan lubang socket. rapatkan hingga tidak terdapat celah antara prosessor dengan socket.
  4. Turunkan kembali tuas pengunci.


rakit5.jpg
Jenis Slot
  1. Pasang penyangga (bracket) pada dua ujung slot di motherboard sehingga posisi lubang pasak bertemu dengan lubang di motherboard
  2. Masukkan pasak kemudian pengunci pasak pada lubang pasak
Selipkan card prosessor di antara kedua penahan dan tekan hingga tepat masuk ke lubang slot.


rakit6.jpg






3. Memasang Heatsink
Fungsi heatsink adalah membuang panas yang dihasilkan oleh prosessor lewat konduksi panas dari prosessor ke heatsink.Untuk mengoptimalkan pemindahan panas maka heatsink harus dipasang rapat pada bagian atas prosessor dengan beberapa clip sebagai penahan sedangkan permukaan kontak pada heatsink dilapisi gen penghantar panas.Bila heatsink dilengkapi dengan fan maka konektor power pada fan dihubungkan ke konektor fan pada motherboard.  
rakit16.jpg

4. Memasang Modul Memori
Modul memori umumnya dipasang berurutan dari nomor socket terkecil. Urutan pemasangan dapat dilihat dari diagram motherboard.Setiap jenis modul memori yakni SIMM, DIMM dan RIMM dapat dibedakan dengan posisi lekukan pada sisi dan bawah pada modul.Cara memasang untuk tiap jenis modul memori sebagai berikut.
Jenis SIMM
  1. Sesuaikan posisi lekukan pada modul dengan tonjolan pada slot.
  2. Masukkan modul dengan membuat sudut miring 45 derajat terhadap slot
  3. Dorong hingga modul tegak pada slot, tuas pengunci pada slot akan otomatis mengunci modul.

rakit7.jpg

rakit8.jpg
Jenis DIMM dan RIMM
Cara memasang modul DIMM dan RIMM sama dan hanya ada satu cara sehingga tidak akan terbalik karena ada dua lekukan sebagai panduan. Perbedaanya DIMM dan RIMM pada posisi lekukan
  1. Rebahkan kait pengunci pada ujung slot
  2. sesuaikan posisi lekukan pada konektor modul dengan tonjolan pada slot. lalu masukkan modul ke slot.
  3. Kait pengunci secara otomatis mengunci modul pada slot bila modul sudah tepat terpasang.
 
rakit9.jpg

rakit10.jpg
  5. Memasang Motherboard pada Casing
Motherboard dipasang ke casing dengan sekerup dan dudukan (standoff). Cara pemasangannya sebagai berikut:
  1. Tentukan posisi lubang untuk setiap dudukan plastik dan logam. Lubang untuk dudukan logam (metal spacer) ditandai dengan cincin pada tepi lubang.
  2. Pasang dudukan logam atau plastik pada tray casing sesuai dengan posisi setiap lubang dudukan yang sesuai pada motherboard.
  3. Tempatkan motherboard pada tray casing sehinga kepala dudukan keluar dari lubang pada motherboard. Pasang sekerup pengunci pada setiap dudukan logam.
  4. Pasang bingkai port I/O (I/O sheild) pada motherboard jika ada.
  5. Pasang tray casing yang sudah terpasang motherboard pada casing dan kunci dengan sekerup.
  
rakit11.jpg
  6. Memasang Power Supply
Beberapa jenis casing sudah dilengkapi power supply. Bila power supply belum disertakan maka cara pemasangannya sebagai berikut:
  1. Masukkan power supply pada rak di bagian belakang casing. Pasang ke empat buah sekerup pengunci.
  2. HUbungkan konektor power dari power supply ke motherboard. Konektor power jenis ATX hanya memiliki satu cara pemasangan sehingga tidak akan terbalik. Untuk jenis non ATX dengan dua konektor yang terpisah maka kabel-kabel ground warna hitam harus ditempatkan bersisian dan dipasang pada bagian tengah dari konektor power motherboard. Hubungkan kabel daya untuk fan, jika memakai fan untuk pendingin CPU.

rakit12.jpg

7. Memasang Kabel Motherboard dan Casing
Setelah motherboard terpasang di casing langkah selanjutnya adalah memasang kabel I/O pada motherboard dan panel dengan casing.
  1. Pasang kabel data untuk floppy drive pada konektor pengontrol floppy di motherboard
  2. Pasang kabel IDE untuk pada konektor IDE primary dan secondary pada motherboard.
  3. Untuk motherboard non ATX. Pasang kabel port serial dan pararel pada konektor di motherboard. Perhatikan posisi pin 1 untuk memasang.
  4. Pada bagian belakang casing terdapat lubang untuk memasang port tambahan jenis non slot. Buka sekerup pengunci pelat tertutup lubang port lalumasukkan port konektor yang ingin dipasang dan pasang sekerup kembali.
  5. Bila port mouse belum tersedia di belakang casing maka card konektor mouse harus dipasang lalu dihubungkan dengan konektor mouse pada motherboard.
  6. Hubungan kabel konektor dari switch di panel depan casing, LED, speaker internal dan port yang terpasang di depan casing bila ada ke motherboard. Periksa diagram motherboard untuk mencari lokasi konektor yang tepat.

rakit13.jpg
rakit14.jpg
rakit15.jpg


8. Memasang Drive
Prosedur memasang drive hardisk, floppy, CD ROM, CD-RW atau DVD adalah sama sebagai berikut:
  1. Copot pelet penutup bay drive (ruang untuk drive pada casing)
  2. Masukkan drive dari depan bay dengan terlebih dahulu mengatur seting jumper (sebagai master atau slave) pada drive.
  3. Sesuaikan posisi lubang sekerup di drive dan casing lalu pasang sekerup penahan drive.
  4. Hubungkan konektor kabel IDE ke drive dan konektor di motherboard (konektor primary dipakai lebih dulu)
  5. Ulangi langkah 1 samapai 4 untuk setiap pemasangan drive.
  6. Bila kabel IDE terhubung ke du drive pastikan perbedaan seting jumper keduanya yakni drive pertama diset sebagai master dan lainnya sebagai slave.
  7. Konektor IDE secondary pada motherboard dapat dipakai untuk menghubungkan dua drive tambahan.
  8. Floppy drive dihubungkan ke konektor khusus floppy di motherboard
Sambungkan kabel power dari catu daya ke masing-masing drive.

rakit17.jpg
9. Memasang Card Adapter
Card adapter yang umum dipasang adalah video card, sound, network, modem dan SCSI adapter. Video card umumnya harus dipasang dan diinstall sebelum card adapter lainnya. Cara memasang adapter:
  1. Pegang card adapter pada tepi, hindari menyentuh komponen atau rangkaian elektronik. Tekan card hingga konektor tepat masuk pada slot ekspansi di motherboard
  2. Pasang sekerup penahan card ke casing
  3. Hubungkan kembali kabel internal pada card, bila ada.


rakit18.jpg

10. Penyelessaian Akhir
  1. Pasang penutup casing dengan menggeser
  2. sambungkan kabel dari catu daya ke soket dinding.
  3. Pasang konektor monitor ke port video card.
  4. Pasang konektor kabel telepon ke port modem bila ada.
  5. Hubungkan konektor kabel keyboard dan konektor mouse ke port mouse atau poert serial (tergantung jenis mouse).
  6. Hubungkan piranti eksternal lainnya seperti speaker, joystick, dan microphone bila ada ke port yang sesuai. Periksa manual dari card adapter untuk memastikan lokasi port.

 
rakit19.jpg
Pengujian
Komputer yang baru selesai dirakit dapat diuji dengan menjalankan program setup BIOS. Cara melakukan pengujian dengan program BIOS sebagai berikut:
  1. Hidupkan monitor lalu unit sistem. Perhatikan tampilan monitor dan suara dari speaker.
  2. Program FOST dari BIOS secara otomatis akan mendeteksi hardware yang terpasang dikomputer. Bila terdapat kesalahan maka tampilan monitor kosong dan speaker mengeluarkan bunyi beep secara teratur sebagai kode indikasi kesalahan. Periksa referensi kode BIOS untuk mengetahui indikasi kesalahan yang dimaksud oleh kode beep.
  3. Jika tidak terjadi kesalahan maka monitor menampilkan proses eksekusi dari program POST. ekan tombol interupsi BIOS sesuai petunjuk di layar untuk masuk ke program setup BIOS.
  4. Periksa semua hasil deteksi hardware oleh program setup BIOS. Beberapa seting mungkin harus dirubah nilainya terutama kapasitas hardisk dan boot sequence.
  5. Simpan perubahan seting dan keluar dari setup BIOS.
Setelah keluar dari setup BIOS, komputer akan meload Sistem OPerasi dengan urutan pencarian sesuai seting boot sequence pada BIOS. Masukkan diskette atau CD Bootable yang berisi sistem operasi pada drive pencarian.
Penanganan Masalah
Permasalahan yang umum terjadi dalam perakitan komputer dan penanganannya antara lain:
  1. Komputer atau monitor tidak menyala, kemungkinan disebabkan oleh switch atau kabel daya belum terhubung.
  2. Card adapter yang tidak terdeteksi disebabkan oleh pemasangan card belum pas ke slot/
LED dari hardisk, floppy atau CD menyala terus disebabkan kesalahan pemasangan kabel konektor atau ada pin yang belum pas terhubung.  Selamat Mencoba.,


Senin, 07 Desember 2009

Find * Home * Downloads * Mobile Stuff * Delphi stuff * About subscribe to ebsoft Diagnosa Kerusakan Komputer dengan Flowchart


Memperbaiki kerusakan atau error pada sebuah komputer atau laptop tidak hanya menjadi pekerjaan seorang ahli komputer. Karena terkadang permasalahan yang ada hanya sederhana, sehingga kita sendiri bisa menyelesaikannya. Ini bisa kita lakukan dengan melakukan diagnosa (memeriksa) dan mencari dimana letak kerusakannya.

Salah satu cara (menarik) menemukan error/kerusakan komputer adalah dengan diagram alur (flowchart).

Nah, kali ini saya akan sedikit mereview sebuah website yang memberikan berbagai tutorial gratis termasuk ebook (PDF) yang bisa kita download yang menjelaskan berbagai diagram alur (flowchart) untuk mendeteksi permasalahan komputer yang ada, kemudian memberikan penjelasan dan bagaimana solusinya.

ccbover

Computer Repair with Diagnostic Flowcharts memberikan tutorial cukup lengkap tentang cara mendeteksi kerusakan(error) pada komputer dan memberikan ringkasannya dalam sebuah Flowchart. Flowchart apa saya yang disediakan disana ? Berikut penjelasannya :

* Power Supply Failure, Mendeteksi dan memberikan solusi tentang permasalahan dengan power supply
* Video card Diagnostic, memberikan flowchart tentang permasalahan yang berhubungan dengan tampilan, seperti misalnya Monitor tidak menyala, tidak ada sinyal, pemasangan video yang tidak pas dan lainnya.
* CPU, RAM dan Motherboard Troubleshooting. Ini mungkin yang sering terjadi di komputer kita, seperti misalnya layar mati, RAM (memori) bermasalah, baterai CMOS mati sampai kerusakan motherboard.
* Hard Drive failure, diagnosa kerusakan atau error pada hardisk.
* CD and DVD Failure, untuk mendeteksi error pada CD atau DVD.
* Modem Failure
* Sound Card Diagnostics. Jika komputer kita tidak mengeluarkan suara, coba di baca tentang artikel ini.
* Network Troubleshooting, memberikan tutorial berbagai permasalahan dengan Jaringan.

Ke delapan artikel tersebut semuanya diberikan flowchart dan di berikan penjelasan masing-masing bagian dengan detail. Agar memudahkan, maka kita bisa download gratis semua artikel tersebut dalam sebuah ebook PDF : Computer Repair with Diagnostic Flowcharts (582 KB). Masing-masing artikel tersebut juga dijelaskan online yang bisa dilihat di alamat http://www.fonerbooks.com/pcrepair.htm

Selain itu juga bisa download gratis poster yang menjelaskan tentang permasalahan ketika komputer gagal booting Boot Failure Troubleshooting Poster ( 30″ x 30″ printable PDF).

Meskipun tutorial dijelaskan secara detail, tetapi mungkin memang lebih tepat jika ditujukan untuk orang yang akan berkecimpung di dunia reparasi Komputer/PC atau minimal sudah mempunyai dasar pengetahuan tentang perangkat komputer. Selain itu, penyajian yang diberikan dengan bahasa Inggris.


About Me

Foto Saya
Anwar Saputra
Bukittinggi, Sumatra Barat, Indonesia
Lihat profil lengkapku

Total Tayangan Laman

 

blog tutorial - IT & komputer Copyright © 2010 LKart Theme is Designed by Lasantha