Senin, 12 April 2010

Load Balancing


Dalam jaringan komputer , load balancing adalah sebuah teknik untuk mendistribusikan beban kerja secara merata di dua atau lebih komputer, link jaringan, CPU, hard drive, atau sumber daya lainnya, untuk mendapatkan pemanfaatan sumber daya yang optimal, memaksimalkan throughput, meminimalkan waktu respon, dan menghindari overload. Menggunakan komponen berganda dengan load balancing, bukan komponen tunggal, dapat meningkatkan kehandalan melalui redundansi . The load balancing layanan ini biasanya diberikan oleh sebuah program khusus atau perangkat keras (seperti switch multilayer atau DNS server).
Hal ini umumnya digunakan untuk memediasi komunikasi internal di cluster komputer , terutama ketersediaan tinggi cluster . Jika beban lebih pada sebuah server, maka beban server sekunder mengambil beberapa sementara yang lain masih memproses permintaan

Konfigurasi Load Balancing
Load balance menggunakan 2 modem isp dan 2 proxy server fedora linux dan 1 gateway mikrotik . Sebenarnya konfigurasi ini agak menggunakan routing yang berlebihan, kalau tidak mau dibilang rada-rada gila karena kelebihan server , tetapi karena pada segment network di sisi 2 server linux proxy tidak ada client yang terkoneksi pada segment jaringan yang sama dan hanya terkoneksi pada server mikrotik maka hasilnya juga lumayan bagus . Sudahlah di load balance bandwithnya , di cache proxy dan di limit di sisi mikrotik server .














Skema dan konfigurasi IP :


ini konfigurasinya lebih lanjut :
1. Mikrotik 
Mikrotik berfungsi sebagai gateway untuk client / user dan difungsikan untuk gateway load balancer dengan 2 ISP .
Setting Load Balancer :
1.1 Set Ip Address untuk 3 ethernet :
/ ip address
add address=192.168.0.1/24 network=192.168.0.0 broadcast=192.168.0.255 interface=ether3 comment=”" \ disabled=no
add address=192.168.1.2/24 network=192.168.1.0 broadcast=192.168.1.255 interface=ether1\
comment=”" disabled=no
add address=192.168.4.2/24 network=192.168.4.0 broadcast=192.168.4.255 interface=ether2 \
comment=”" disabled=no
1.2 Set Mangle
/ ip firewall mangle
add chain=prerouting in-interface=ether3 connection-state=new nth=1,1,0 action=mark-connection new-connection-mark=odd passthrough=yes comment=”" disabled=no
add chain=prerouting in-interface=ether3 connection-mark=odd action=mark-routing new-routing-mark=odd passthrough=no comment=”" disabled=no
add chain=prerouting in-interface=ether3 connection-state=new nth=1,1,1 action=mark-connection new-connection-mark=even passthrough=yes comment=”" disabled=no
add chain=prerouting in-interface=ether3 connection-mark=even action=mark-routing new-routing-mark=even passthrough=no comment=”" disabled=no

1.3 Set Nat
/ ip firewall nat
add chain=srcnat connection-mark=odd action=src-nat to-addresses=192.168.1.2 to-ports=0-65535 comment=”" disabled=no
add chain=srcnat connection-mark=even action=src-nat to-addresses=192.168.4.2 to-ports=0-65535 comment=”" disabled=no

1.4 Set Route untuk balancing 2 bandwith
/ ip route
add dst-address=0.0.0.0/0 gateway=192.168.1.1 scope=255 target-scope=10 routing-mark=odd comment=”" disabled=no
add dst-address=0.0.0.0/0 gateway=192.168.4.1 scope=255 target-scope=10 routing-mark=even comment=”" disabled=no
add dst-address=0.0.0.0/0 gateway=192.168.4.1 scope=255 target-scope=10 comment=”" disabled=no
ATAU , tergantung kepada default route yang digunakan , berhubung default route kearah linux supaya bisa di cache dengan squid yang ada dilinux (192.168.1.1) , gunakan perintah berikut :
add dst-address=0.0.0.0/0 gateway=192.168.1.1 scope=255 target-scope=10 comment=”" disabled=no
Hasil print out di mikrotik :
Ip route print :
[admin@MikroTik] > ip route print
Flags: X - disabled, A - active, D - dynamic, C - connect, S - static, r - rip, b - bgp, o - ospf
# DST-ADDRESS PREF-SRC G GATEWAY DISTANCE INTERFACE
0 ADC 192.168.0.0/24 192.168.0.1 ether3
1 ADC 192.168.1.0/24 192.168.1.2 ether2
2 ADC 192.168.4.0/24 192.168.4.2 ether1
3 A S 0.0.0.0/0 r 192.168.1.1 ether2
4 A S 0.0.0.0/0 r 192.168.1.1 ether2
5 A S 0.0.0.0/0 r 192.168.4.1 ether1
6 S 0.0.0.0/0 r 192.168.1.1 ether2  - Default Route
2. Linux Squid Setting
2.1 Kondisi dimana Linux menjalankan Shorewall dan squid .

Skema :
Pada kondisi seperti itu , linux hanya berfungsi sebagai firewall dan tidak akan melakukan redirecting port ke squid yang berada pada mesin linux itu sendiri .
Untuk melihat status squid jalan atau tidak :
Ketik : service squid status
Untuk menjalan squid : service squid start
Untuk merestart squid : service squid restart


Stumble
Delicious
Technorati
Twitter
Facebook

0 Comments:

Posting Komentar

About Me

Foto Saya
Anwar Saputra
Bukittinggi, Sumatra Barat, Indonesia
Lihat profil lengkapku

Total Tayangan Halaman

 

blog tutorial - IT & komputer Copyright © 2010 LKart Theme is Designed by Lasantha